Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Februari 2020

DAYUS SAAT INI


Dari Ammar bin Yasir berkata, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda:
“Tiga golongan yang tidak akan memasuki syurga yaitu: Dayus, wanita yang menyerupai laki-laki dan orang yang ketagihan arak.”
Lalu Sahabat bertanya:
“Wahai Rasulullah, kami telah paham arti orang yang ketagihan arak, tetapi apakah itu Dayus?”
Rasulullah menjawab:
“Yaitu orang yang tidak mempedulikan siapa yang masuk (bertemu) dengan istri dan anak-anaknya.”
(HR. At-Thabrani)

Dalam riwayat lain seorang Sahabat bertanya:
“Apakah itu Dayus ya Rasulullah?”
Rasulullah menjawab:
“Yaitu seorang lelaki yang membiarkan kejahatan (zina, membuka aurat, pergaulan bebas) dilakukan oleh ahlinya (istri dan keluarganya).”

Dalam Hadits riwayat Ahmad dan Nasa’i, Rasulullah bersabda:
“Tiga golongan yang Allah tidak akan melihat (bermakna, tidak mendapat pertolongan dari azab) mereka di hari kiamat yaitu, si pendurhaka kepada Ibu-bapaknya, perempuan yang menyerupai laki-laki dan laki-laki Dayus.”

saat ini saya berfikir dan hai ini bisa menjadi nasihat pada diri saya ...
Bagaimana dengan maraknya dan viralnya foto-foto para wanita bersuami yang tersebar di medsos yang dengan berpose 'bahagia' lengkap dengan ornament tubuh yang secara aturan muslim tidak boleh diperlihatkan kepada khalayak umum kecuali pada suami dan mahromnya. begitu juga ketika anak-anak mereka  juga melakukan hal yang sama melalui medsosnya. 
pertanyaan saya adalah: apakah para suami para wanita tersebut tidak cemburu dengan 'adegan' istrinya? atau mungkin malah merasa senang dan bangga dengan pasangannya yang dengan 'cuma-cuma' mempertontonkan 'adegan film' yang berisi hal-hal yang harusnya 'disensor' ?

dalam diskusi fenomena  ini, menurut saya, Suami merupakan salah satu pegawai badan sensor dalam 'kantor' keluarganya. ketika ia gagal melakukan proses sensor pada keluarganya, tentunya akan dipertanyakan reputasinya sebagai badan sensor dan pada akhirnya laporan pertanggungjawabannya juga pasti dipermasalahkan.







Sabtu, 26 Juli 2014

Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin

Sketch blog mengucapkan selamat Idul Fitri 1 Syawal1435 Hijriyah.
MOHON MAAF ATAS SEGALA SALAH DAN KHILAF BAIK YANG DISENGAJA MAUPUN YANG TIDAK DISENGAJA.

Selasa, 03 September 2013

Reuni = SHOW OF FORCE?

SHOW OF FORCE 'REUNI'

Musim Liburan hari raya mulai datang. Banyak instansi baik pemerintah ataupun swasta meliburkan pegawai atau pekerjanya. Banyak agenda yang direncanakan oleh banyak orang dalam menghadapi dan mengisi liburan hari raya ini. Mulai dari urusan hiruk pikuknya mudik ke kampung halaman, urusan baju baru, kue kering, asesoris pakaian, renovasi rumah hingga pernak perniknya. Liburan hari raya ini mendorong masyarakat untuk ‘mengharuskan’ kegiatan tersebut di atas, hingga uang THR langsung libas dalam hitungan menit bahkan detik, sampai-sampai tabunganpun ikut ‘mensubsidi’ pagelaran dunia itu. Itulah realita masyarakat kita. Terkadang terheran heran ketika melihat pasar tradisional, mall mall, pertokoan ramai sesak oleh pembeli ketika mendekati hari raya. Bahkan terkesan ‘yang tidak ada, diada-adakan dan yang sudah ada lebih diada-adakan’ sehingga orang jawa mengistilahkan ‘telasan’ atau dalam bahasa kita bisa dikatakan ‘habis-habisan’, ya… kalau dipikir kemungkinan juga habis-habisan betulan.
Nah, diatas tadi urusan dalam menghadapi hiruk pikuk liburan hari raya. Sekarang kita akan memperhatikan baner-baner di tengah jalan, pinggir-pinggir jalan kampung. Baner ‘REUNI’ banyak menghiasi jalan-jalan. Moment ini memang efektif diadakan ketika liburan hari raya karena hari liburnya hampir sama mulai pekerja swasta maupun pekerja pemerintah. Mulai dari reuni SD, SMP, SMA, perkumpulan remaja, club-club, kuliahan dan lain sebagainya, dari angkatan muda sampai dengan angkatan yang ‘tuwir-tuwir’ juga tidak mau kalah.
Hakekat reuni merupakan ajang silaturahmi antar teman, sahabat, keluarga demi terjalinnya kerukunan dan kebersahabatan sehingga ‘jiwa korsa’ tersebut seakan-akan tumbuh kembali dengan adanya ajang ini. Tujuan reuni sebenarnya sangatlah mulia karena mampu menyatukan teman ataupun keluarga yang ‘kepaten obor’ (terpisah) sehingga dapat terjalin kembali. Bahkan kalau reuni itu kita niati dengan bersilaturrahmi maka seperti kata pak ustadz bahwa silaturrahmi mampu menambah rezeki dan memperpanjang umur. Wahhh…. Keren bro!
Namun apabila kita mau memperhatikan lebih dalam kegiatan rata-rata reuni saat ini, maka akan terkesan pada sebuah tampilan peserta reuni yang cenderung “SHOW OF FORCE” mungkin hanya kegiatan kumpul-kumpul, makan-makan, SMP (Sesudah Makan, Pulang), NYANGLEH, (mare keNYANG, muLEH). Tidak ada kegiatan yang lebih berarti dan bermakna. Yang lebih miris lagi ketika memperhatikan mereka-mereka yang berkecukupan, yang dengan santainya membawa dan memperlihatkan perangkat gatgetnya serta kendaraannya dengan pakaian yang serba wah yang mampu tergigit jarinya bagi siapa-siapa yang melihatnya. Mungkin inilah salah satu penyebab mengapa reuni tidak mampu menyedot perhatian dari semua kalangan, bahkan yang datang dari tahun-ke tahun ya itu–itu saja sehingga tidak mampu menggapai dari kalangan bawah sampai atas. Apakah ini yang akan diperoleh dalam acaran reuni?
Ini sebuah tantangan bagi para panitia reuni. Apabila salah meletakkan konsep reuni, maka yang akan terjadi hanyalah kesan hubudunnya, ajang pamer, hibah, dan, bahkan malah menimbulkan sifat iri dengki dari anggotanya sendiri. Jangan sampai dengan adanya acara reuni ini malah akan menodai sucinya hari raya ini. Jangan sampai dengan acara reuni malah akan menambah dosa dan menghapuskan kata maaf yang baru saja terucap. Menurut saya Kemasan sebuah acara reuni harus mampu merangkul semua kalangan. Jangan hanya terpacu pada target perolehan peserta yang hadir. Mungkin saat ini mulailah dengan me-restrukturisasi acara reuni sehingga tujuan utama dari acara reuni mampu tergapai optimal. Ayo kita mulai memikirkan dan merealisasikan format acara reuni yang membawa manfaat berkah dan pahala bukan malah membawa dosa dan masalah.

Selasa, 29 Januari 2013

Penjahit Pak Rangkat

Kisah ini hanya untuk kepentingan hiburan semata. Nama dan karakter yang saya gambarkan tidak bermaksud menghina, menjelek-jelekkan pihak tertentu atau kalangan tertentu.Trims.

Minggu, 18 November 2012

CARBON CLEANER untuk YAMA VIXIE

Tulisan ini sekaligus pengalaman pribadi saya yang juga memakai produk carbon cleaner keluaran Yamaha, soalnya saya pemakai Yama Vixie. Carbon Cleaner bisa saya katakan sebagai 'obat urus-urus' kalo bahasa jawanya. Bagi pemakai Yama Vixie,menurut saya perlu dilakukan pembersihan dalam ruang bakar agar performa lebih yahut. Kapan hari saya menggunakan produk ini pada sepeda motor yang saya gunakan, Pada awalnya motor agak' brebet ' , hal ini diperkirakan adanya proses pembersihan di ruang bakar ato saking kotornya ruang bakar anda, namun 2 hari kemudian, tarikannya sudah berbeda, tambah enteng dan cring. Berikut tips memaka carbon cleaner pada yamaha vixion:
1. isi tangki bahan bakar (saya merekomkan pake pertamax) sekitar 10 ltr
2. Isikan 2 botol carbon cleaner sekaligus kedalam tangki bahan bakar
3. goyang-goyang motor, agar larutan dapat bercampur sempurna
4. gunakan motor seperti biasanya
5. apabila bahan bakar kurang dari separo, isi kembali dengan pertamax
Jangan Remehkan Kandungan Gizi Nasi Pecel


Seringkali kita mengkonsumsi nasi pecel, baik di warung, restoran, warles,     rumah makan atau buat sendiri di rumah. Bisa dikatakan nasi pecel ini adalah makanan rakyat yang sudah merakyat. Cara pembuatannya juga sangat mudah,tidak ribet tinggal sediakan bumbu sambal pecelnya serta sayurnya, beres dech. Nasi pecelsangat cocokuntuk sarapan,karena kandungan kalorinya sangat cukup. Apalagi bila anda menggunakan beras merah.
 Fakta Gizi Per Porsi
Kalori               412 kal
Protein            16,4 g
Lemak             17,8 g
Karbohidrat     52 g
Kolesterol        -
Serat                4,2 g


TIP SEHAT:
  • Beras merah mempunyai kandungan serat yang tinggi dibandingkan dengan beras putih.
  • Aneka sayuran pada pecel ini mengandung aneka vitamin, mineral, dan fitokimia yang baik bagi kesehatan. Selain itu sayuran yang dikukus kadar vitaminnya lebih baik daripada direbus.
  • Bila Anda tidak bermasalah dengan kolesterol, menu ini bisa saja ditambahkan dengan ayam goreng, ati-ampela goreng, telur rebus , plus rempeyek kacang/teri/udang. TIP KULINER:
    • Agar sayuran matang namun tidak layu, panaskan dandang terlebih dahulu hingga air mendidih sebelum memasukkan sayuran ke dalamnya. Kukus selama 5-10 menit.

Minggu, 02 September 2012

Berkendaralah yang Santun!

1. Jangan melebihi muatan seperti ini
2. Jangan Ngebut di jalan dan berboncengn lebih dari satu 
3. Pakailah helm STANDAR NASIONAL INDONESIA

Rabu, 15 Agustus 2012

SPECIAL DESIGN FOR SCHOOL DEVELOPMENT OUTREACH
POETRA SAMPOERNA FOUNDATION 

Sabtu, 28 Juli 2012


Cara Download Materi Matematika

1. Buka Blog = hasan-al-asyari.blogspot.com, sehingga muncul seperti gambar di bawah

Kamis, 19 Juli 2012


Sambutan Boso Jowo


Para pinisepuh, sesepuh, aji sepuh ingkang hanggung mastuti dumateng pepoyaning kautaman ingkang pantes pinundi-nundi
Dumateng para alim poro ulama ingkang rinten dalu tansah sumanding kitab suci wahyuning illahi minangka panuntun kiblating panembah ingkang satuhu luhuring budi