Selasa, 08 Juli 2014

KISAH ANGIN DALAM BAN

kalau pas nambah angin di tukan ban, rata rata yang diperhatikan adalah 'karet pentil' nya bocor atau tidak. Karet ini fungsinya bisa memasukkan angin tapi tidak bisa mengeluarkannya. Kita hanya bisa berdoa mudah mudahan menjadi pekerja yang tidak seperti 'karet pentil' ban. Hanya menerima tapi tidak memberi. Hanya menyimpan harta tapi 'lupa' pada fakir miskin, dan yatim piatu. Hanya menerima hak tapi 'lupa' kewajibannya. Semoga...... Amiin...

KISAH UANG YANG DIBAWA MATI PEMILIKNYA

Seorang siswa Ditanya oleh salah seorang guru,
Guru: lha kowe opo yo seneng 
duit lhe?...
Siswa: lha inggih mbah. 
Seneng puol pokoke....
Guru:lha mok gawe opo ae koq seneng duit?
Siswa: nggeh damel tumbas macem macem mbah.... damel tumbas griyo, kendaraan, lan sak lintu lintunipun. Pokok damel seneng seneng gesang wonten ngalam dunyo....
Guru: lek niate mung gawe
ngunu kuwi, berarti
kowe iki sakjane ora
seneng duit, ora trisno
marang yotro, ngunu
koq ngaku seneng lan
trisno marang duit?
Siswa: lha njur kepriye mbah?
Guru: trisno sejati kuwi
"trisno kang ginowo
pati" duit mu kuwi ora
bakal mok gowo mati!.
...
Siswa: piye carane ben aq duwe trino sejati marang duitku mbah.......
Guru: blanjakno kanthi niatan ibadah... iso ae diblanjakne marang wong fakir miskin utowo bocah yatim, ananging ojok sampek pamer lan sombong..... mugo mugo duitmu iso ngancani kowe sampek mati.......
Yo Iki kang aran piyantun ingkang remenane yotro. Duwe trisno sejati marang duit.......

KISAH POHON MANGGA

Memperhatikan pohon mangga tetangga yang berbuah lebat. Hampir setiap hari ada saja anak kecil yang melemparinya dengan batu sehingga beberapa buah mangga yang ranum terjatuh dan diambil anak tersebut untuk dimakan.

Pelajaran sangat berharga dari buah mangga tersebut. Walaupun disakiti, dilukai namun dia membalas dengan kebaikan kepada pihak yang menyakiti.

Memang berat dan harus banyak belajar serta sabar seperti hikmah dari pohon mangga tersebut. Tapi bagaimanapun, agama iuga telah menganjurkan hal itu. Semoga hidayah selalu menyertai kita semua.... Aamiin yaa Robb....

KEAJAIBAN JARI MANUSIA

memperhatikan keempat jari ini (jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan kelingking) mereka berempat memiliki bentuk, panjang dan ukuran yang berbeda, namun apabila digenggamkan akan memiliki panjang yang sama. Maha suci yaa Robb.
manusia diciptakan berbeda. Ada yang kaya, miskin, ada yang tinggi , ada yang rendah, ada atasan ada bawahan dsb. Namun ketika bersujud, semuanya ditanggalkan, semua sama dihadapNya, yang membedakan hanya derajat ketaqwaannya. Semoga kita semua digolongkan orang orang yang taqwa... Aamiin...... Selamat berpuasa..... Semoga tidak hanya memperoleh lapar dan dahaga belaka, namun memperoleh semua hikmah di dalamnya.........

Sabtu, 05 Juli 2014

Kuliner Menjelang Berbuka Puasa di Jalan Jawa, Kabupaten Jember

Jalan Jawa merupakan nama jalan yang terkenal di kabupaten Jember. Pada hari- hari biasa, jalan ini tidak pernah sepi.  Jalan yang terletak di lingkungan kampus Universitas Jember ini merupakan pusat pertokoan kampus yang menjajakan barang barang keperluan kampus mulai dari urusan makanan sampai kecantikan tumplek bleg jadi satu disini. Banyak yang tertarik mencari barang di jalan ini karena harga relatif miring dari tempat lain.
Pada tiap bulan Ramadhan, jalan Jawa, jember ini ada pemandangan lain. Ketika menjelang sore ada beberapa kelompok muda mudi mulai menata lapak dagangan, mulai lapak dari sepeda motor, gerobak, sampai lapak mobil. Seakan menambah kemeriahan bulan ramadhan ini menyuguhkan kuliner takjil dengan berbagai varian dan gaya penyajiannya masing masing.
Jam mulai menunjukkan angka 16.30. Lalu lintas jalan jawa mulai padat merayap. Penjaja kuliner takjilpun mulai beraksi. Poster poster berwarna warni mulai dilambaikan. Seakan membuai pengendara yang kebetulan lewat. Banyak sekali kuliner yang ditawarkan antara lain: berbagai. Varian kolak, bermacam macam es buah, cendol, petulo, sampai masakan siap saji yang dapat dipakai untuk berbuka. Harganya juga relatif murah. Untuk varian minuman berkisar antara 3000 sd 5000. Sangat cocok untuk kantong siswa maupun mahasiswa. Suasana semakin hangat ketika dihibur musisi jalanan yang menyuguhkan live band berbagai Lagu. Transaksipun terus berlangsung sampai adzan maghrib berkumandangan. Tanpa dikomando, susasana jalan berangsur normal seiring menghilangnya Penjaja kuliner takjil tadi.